Selenggarakan RADIKOM Bahas Perkembangan Kinerja Kuartal I dan Awal Kuartal II Tahun 2026

Purwokerto, 20 Juli 2026 – PT BPRS HIK Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Direksi, Komisaris, dan Pengurus (RADIKOM) sebagai forum evaluasi dan koordinasi strategis dalam membahas perkembangan kinerja perusahaan pada Kuartal I serta capaian awal Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah (DPS), dan pejabat terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan memastikan pencapaian target bisnis sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB).
Rapat diawali dengan penyampaian laporan perkembangan kinerja perusahaan yang mencakup pertumbuhan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran pembiayaan, kualitas aset, profitabilitas, serta berbagai indikator kinerja utama lainnya. Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah capaian positif yang menjadi dasar dalam penyusunan strategi untuk mengoptimalkan kinerja pada periode berikutnya.
Selain mengevaluasi hasil Kuartal I, RADIKOM juga membahas perkembangan program kerja yang telah berjalan pada awal Kuartal II. Berbagai agenda strategis seperti peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, percepatan transformasi digital, pengembangan bisnis, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus pembahasan untuk memastikan seluruh program dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Direksi menekankan pentingnya sinergi antarunit kerja dalam menghadapi dinamika industri perbankan syariah yang terus berkembang. Seluruh jajaran diharapkan mampu menjaga produktivitas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.
Dewan Komisaris memberikan arahan terkait penguatan fungsi pengawasan dan peningkatan efektivitas pelaksanaan strategi bisnis, sementara Dewan Pengawas Syariah (DPS) menegaskan pentingnya menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam setiap aspek operasional dan pengembangan produk perusahaan.
Melalui pelaksanaan RADIKOM ini, PT BPRS HIK Jawa Tengah berharap seluruh jajaran manajemen memiliki kesamaan visi dalam menjalankan strategi perusahaan, memperkuat koordinasi lintas unit, serta meningkatkan komitmen terhadap pencapaian target bisnis tahun 2026. Evaluasi yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu menjadi landasan dalam mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi nasabah serta seluruh pemangku kepentingan.
RADIKOM Triwulan I Tahun 2026 Bahas Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

Purwokerto, 28 April 2026 – PT BPRS HIK Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Direksi, Komisaris, dan Pengurus (RADIKOM) Triwulan I Tahun 2026 sebagai forum evaluasi kinerja sekaligus penyelarasan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di tahun 2026.
Rapat dihadiri oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan, pemberian arahan strategis, serta penguatan tata kelola perusahaan. Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi untuk memastikan seluruh kebijakan dan program kerja berjalan sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) serta prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Agenda utama RADIKOM meliputi evaluasi kinerja Triwulan I Tahun 2026, yang mencakup pencapaian target penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran pembiayaan, kualitas aset, tingkat profitabilitas, serta efektivitas pengelolaan operasional perusahaan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna mengoptimalkan kinerja pada triwulan berikutnya.
Selain membahas capaian kinerja, rapat juga membahas perkembangan implementasi program kerja yang telah ditetapkan dalam RBB, penguatan manajemen risiko, peningkatan kualitas layanan kepada nasabah, serta berbagai inisiatif transformasi digital yang mendukung efisiensi operasional dan peningkatan daya saing perusahaan.
Dalam arahannya, Direksi menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran manajemen dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Sementara itu, Dewan Komisaris memberikan masukan strategis terkait penguatan fungsi pengawasan, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi pencapaian target perusahaan. Dewan Pengawas Syariah turut memberikan arahan agar seluruh kegiatan operasional dan pengembangan produk tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Melalui pelaksanaan RADIKOM Triwulan I ini, PT BPRS HIK Jawa Tengah berharap seluruh jajaran manajemen memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam menjalankan strategi perusahaan, meningkatkan kualitas tata kelola, serta memperkuat kolaborasi antarunit kerja. Dengan evaluasi yang berkesinambungan dan koordinasi yang solid, perusahaan optimis dapat mewujudkan pertumbuhan yang sehat, memberikan layanan terbaik kepada nasabah, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Rapat Pejabat Eksekutif Bahas Evaluasi Kinerja Triwulan IV Tahun 2025

Purwokerto, 3 Desember 2025 – PT BPRS HIK Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Pejabat Eksekutif (PE) sebagai bagian dari agenda koordinasi dan evaluasi kinerja perusahaan pada Triwulan IV Tahun 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Utama dan diikuti oleh seluruh Pejabat Eksekutif dari masing-masing divisi.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja setiap divisi selama Triwulan IV, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah strategis guna memastikan target perusahaan dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun.
Dalam arahannya, Direktur Utama menekankan pentingnya sinergi antar divisi dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, serta memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, integritas, dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Selama rapat berlangsung, masing-masing Pejabat Eksekutif memaparkan perkembangan kinerja unit kerjanya, termasuk pencapaian target, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan untuk mengoptimalkan hasil hingga penutupan tahun buku 2025. Forum ini juga menjadi sarana untuk menyelaraskan prioritas kerja antar divisi sehingga setiap program dapat berjalan secara efektif dan saling mendukung.
Selain membahas evaluasi kinerja, rapat turut membahas berbagai strategi peningkatan produktivitas, penguatan manajemen risiko, efisiensi operasional, percepatan penyelesaian program kerja, serta upaya menjaga kualitas aset dan pelayanan kepada nasabah. Seluruh peserta didorong untuk terus menghadirkan inovasi dan solusi yang mampu mendukung pencapaian target perusahaan secara berkelanjutan.
Melalui Rapat Pejabat Eksekutif ini, PT BPRS HIK Jawa Tengah berharap seluruh jajaran manajemen dapat terus memperkuat koordinasi, meningkatkan akuntabilitas, serta menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan kinerja perusahaan yang semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.
BPRS HIK Jawa Tengah Goes To School Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan sejak dini, BPRS HIK Jawa Tengah malakukan gencarkan menabung sejak dini di Madrasah Ibtidaiyah sekitar kantor. Hal ini diwujudkan dengan hadir secara langsung menemui siswa siswi untuk belajar menabung agar kelak tabungan yang telah dikumpulkan bisa berguna dan menghindari pembelian konsumtif berlebihan
Divisi Keuangan Gelar Sharing Session Perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)

Purwokerto, 21 November 2025 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pemahaman karyawan terhadap aspek pelaporan keuangan dan manajemen risiko, PT BPRS HIK Jawa Tengah melalui Divisi Keuangan menyelenggarakan Sharing Session dengan tema Perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). Kegiatan ini diikuti oleh karyawan dari berbagai divisi yang terlibat dalam proses pembiayaan, akuntansi, dan pelaporan keuangan.
Sharing session ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai konsep, metode, serta mekanisme perhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebagai salah satu komponen penting dalam pengelolaan risiko kredit dan penyusunan laporan keuangan bank. CKPN merupakan penyisihan yang dibentuk untuk mengantisipasi potensi kerugian akibat penurunan kualitas aset keuangan atau pembiayaan yang berisiko tidak dapat ditagih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pemaparannya, tim Divisi Keuangan menjelaskan proses perhitungan CKPN, mulai dari identifikasi kualitas aset, penilaian tingkat risiko, hingga pembentukan cadangan yang memadai berdasarkan hasil evaluasi terhadap portofolio pembiayaan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya akurasi data, dokumentasi yang lengkap, serta koordinasi antar unit kerja agar proses perhitungan CKPN dapat dilakukan secara tepat, transparan, dan akuntabel.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini diisi dengan diskusi interaktif dan pembahasan studi kasus yang memberikan gambaran praktis mengenai penerapan perhitungan CKPN dalam aktivitas operasional perbankan. Melalui sesi tanya jawab, peserta berkesempatan untuk memperdalam pemahaman terkait berbagai kondisi yang dapat memengaruhi pembentukan cadangan kerugian serta implikasinya terhadap laporan keuangan perusahaan.
Melalui kegiatan ini, PT BPRS HIK Jawa Tengah berharap seluruh peserta semakin memahami pentingnya CKPN sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko dan penyusunan laporan keuangan yang andal. Peningkatan kompetensi melalui kegiatan berbagi pengetahuan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), memperkuat prinsip kehati-hatian, serta meningkatkan kualitas pengelolaan risiko di lingkungan perusahaan.
BPRS HIK Jawa Tengah Goes To School SD Negeri

Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan sejak dini, BPRS HIK Jawa Tengah malakukan gencarkan menabung sejak dini di SDN Negeri sekitar kantor. Hal ini diwujudkan dengan hadir secara langsung menemui siswa siswi untuk belajar menabung agar kelak tabungan yang telah dikumpulkan bisa berguna dan menghindari pembelian konsumtif berlebihan
Tingkatkan Budaya Integritas, PT BPRS HIK Jawa Tengah Gelar Sosialisasi Strategi Anti Fraud

Dalam rangka memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta membangun budaya integritas di lingkungan kerja, PT BPRS HIK Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Strategi Anti Fraud yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh karyawan.
Kegiatan sosialisasi ini disampaikan oleh Bapak Ade Cepi Abdul Adzim, yang membawakan materi mengenai pentingnya penerapan strategi anti fraud sebagai bagian dari upaya pencegahan, pendeteksian, investigasi, hingga tindak lanjut terhadap potensi kecurangan di lingkungan perbankan.
Dalam pemaparannya, Bapak Ade Cepi Abdul Adzim menekankan bahwa pencegahan fraud bukan hanya menjadi tanggung jawab unit tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh insan perusahaan. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan memiliki kepedulian, integritas, serta keberanian untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku dan melaporkan setiap indikasi penyimpangan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain membahas strategi pencegahan fraud, kegiatan ini juga mengulas berbagai faktor penyebab terjadinya kecurangan, pentingnya pengendalian internal yang efektif, penguatan budaya kepatuhan, serta implementasi manajemen risiko dalam setiap aktivitas operasional. Peserta juga diajak berdiskusi melalui studi kasus sehingga memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif mengenai langkah-langkah mitigasi risiko fraud.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh insan PT BPRS HIK Jawa Tengah semakin memahami pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan kepatuhan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan komitmen bersama, perusahaan optimis dapat menciptakan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud.
PT BPRS HIK Jawa Tengah senantiasa berkomitmen untuk memperkuat sistem pengendalian internal serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sebagai wujud nyata dalam memberikan layanan perbankan syariah yang aman, terpercaya, dan berorientasi pada prinsip kehati-hatian.
Ngaji Bareng Ustad Luthfi Hamidi #6

Rutinan mengaji bareng anggota dewan pengawas syariah PT BPRS HIK Jawa Tengah
Sosialisasi Produk Sanitasi oleh PT Induk HIK Perkuat Pemahaman dan Sinergi PT BPRS HIK Jawa Tengah

Dalam upaya meningkatkan pemahaman terhadap pengembangan produk serta memperkuat sinergi antar perusahaan dalam grup, PT Induk HIK menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Produk Sanitasi yang diikuti oleh jajaran manajemen dan karyawan PT BPRS HIK Jawa Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai produk sanitasi, mulai dari konsep, mekanisme, manfaat, hingga peluang implementasinya dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai karakteristik produk serta strategi pemasarannya sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada nasabah.
Selain menjadi sarana transfer pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara PT Induk HIK dengan seluruh BPRS HIK dalam mengembangkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan masukan, bertukar pengalaman, serta membahas berbagai potensi pengembangan produk di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai Produk Sanitasi sehingga dapat mendukung implementasi produk secara efektif, profesional, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian serta nilai-nilai syariah.
PT BPRS HIK Jawa Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pengembangan kapasitas sebagai bagian dari upaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

