Divisi Marketing Gelar Sharing Session Optimalisasi Aplikasi PENTA untuk Analisa Pembiayaan

Purwokerto – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan efektivitas proses analisa pembiayaan, PT BPRS HIK Jawa Tengah melalui Divisi Marketing menyelenggarakan Sharing Session mengenai pemanfaatan Aplikasi PENTA sebagai media pendukung dalam proses analisa pembiayaan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim marketing dan pejabat terkait yang terlibat dalam proses penyaluran pembiayaan.
Sharing session ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan pengguna dalam mengoptimalkan berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi PENTA, sehingga proses analisa pembiayaan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking).
Dalam sesi pemaparan, Divisi Marketing menjelaskan alur penggunaan aplikasi PENTA mulai dari penginputan data calon nasabah, analisis profil pembiayaan, evaluasi kelayakan, hingga pemanfaatan informasi yang tersedia sebagai dasar pengambilan keputusan. Peserta juga diberikan tips dan praktik terbaik dalam menggunakan aplikasi untuk mempercepat proses analisa tanpa mengurangi kualitas penilaian.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini diisi dengan simulasi penggunaan aplikasi dan diskusi interaktif mengenai berbagai kendala yang sering ditemui di lapangan. Para peserta saling berbagi pengalaman dalam penggunaan PENTA, sekaligus memberikan masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan aplikasi dalam mendukung aktivitas pemasaran dan pembiayaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh insan marketing memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memanfaatkan teknologi sebagai pendukung proses bisnis, sehingga mampu menghasilkan analisa pembiayaan yang lebih komprehensif, objektif, dan berkualitas. Optimalisasi penggunaan aplikasi PENTA juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja, mempercepat proses layanan kepada nasabah, serta mendukung pengelolaan risiko pembiayaan yang lebih baik.
PT BPRS HIK Jawa Tengah terus berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai program berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas, sejalan dengan transformasi digital perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
