Direktur YMFK Berikan Sosialisasi Optimalisasi Akurasi Data pada Sistem Pelaporan Regulator

Purwokerto – PT BPRS HIK Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Akurasi Data melalui Mekanisme Pre-Validation dan Verifikasi Berjenjang pada Sistem Pelaporan Regulator yang disampaikan oleh Direktur YMFK. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dari unit kerja terkait sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaporan kepada regulator serta memperkuat tata kelola data perusahaan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kualitas data sebelum disampaikan kepada regulator. Akurasi, konsistensi, dan kelengkapan data menjadi aspek utama yang harus diperhatikan agar setiap laporan yang dihasilkan memenuhi ketentuan yang berlaku dan mencerminkan kondisi perusahaan secara tepat.
Dalam pemaparannya, Direktur YMFK menjelaskan pentingnya penerapan mekanisme pre-validation, yaitu proses pemeriksaan data sebelum dilakukan pelaporan, serta verifikasi berjenjang yang melibatkan unit kerja terkait sebagai bentuk pengendalian internal. Melalui mekanisme tersebut, potensi kesalahan input, ketidaksesuaian data, maupun inkonsistensi informasi dapat diminimalkan sehingga kualitas pelaporan menjadi lebih baik.
Selain membahas aspek teknis pelaporan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya koordinasi antarunit kerja dalam proses penyusunan data. Kolaborasi yang baik antara unit operasional, bisnis, keuangan, dan kepatuhan menjadi faktor penting untuk memastikan setiap laporan yang disampaikan telah melalui proses validasi yang memadai.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pelaporan serta memperoleh solusi dan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui sosialisasi ini, PT BPRS HIK Jawa Tengah berharap seluruh pegawai semakin memahami pentingnya pengelolaan data yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penerapan mekanisme pre-validation dan verifikasi berjenjang diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelaporan regulator, memperkuat sistem pengendalian internal, serta mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan ketentuan regulator.
